Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2011

RINTIHAN HATI

Kasihmu menghiasi hidupku Tawamu menerangi hariku Dirimu lengkapi kekosongan hatiku Kaulah yang kucari selama ini Mentari dikala ku redup Embun dikala ku kering Tongkat dikala ku rapuh Pelipur laraku Penghapus lukaku Inginku tak sebesar samudera Sekecil biji tuk slalu bersama Doa kupanjatkan pada-Nya Agar aku tak pisah darimu Tak ada lagi luka dan kesedihan karenamu Semoga semua tak hanya bayang semu Karna aku ingin slalu bersamamu...  by. MUSTIKA

CUKUP

Seakan mataku tertutup Seakan mulutku membisu dan.... Seakan jantung ini tak mampu lagi tuk berdetak Ku tak bisa merasakan apa yang sebenarnya ku rasa Aku terlalu lemah untuk menerima semua ini Aku tak sanggup untuk menghadapi seorang diri Aku tak ingin semua terulang kembali Cukup satu...dan terakhir kali Karena aku tak sanggup menerima rasa sakit itu untuk kedua kalinya Rasa sakit kehilangan seorang yang ku sayang by. TYAS

BAYANG ABADI

Indah kurasa Sakit ku kenang Bayangmu selalu menghantuiku Katamu selalu menggema di hatiku Tatap matamu bagai sinar yang selalu menerangi hatiku Namun....... Ku ingin semua itu hilang Jangan beri aku harapan palsu Jangan biarkan aku mengingatmu disetiap sudut hidupku Ku ingin engkau enyah dari hidupku Namun..... Bukan berarti ku kan melupakanmu Ku hanya inin hidup tanpa bayangmu From: Cahya Ingtyas R.

BERAT

Hatiku meneteskan air mata, Hijaunya daun menguning, Serpihan kaca tak teraba, Perginya kau jadikan hening, Berat akar tuk membawa, Ku terdiam hingga kering, Rapuh batang hingga tak ada, Mendengar engkau yang berpaling, Batang jatuh ke bumi jadi hara, Kepergian kan jadi awal ku terbaring, Ranting kering jatuh terbawa, Ku berhenti mencari yang ada di samping, Rumput menasihati, semak menyemangati, Pohon membantu, hutan menyerbu, Batuan karang melindungi, Lautan luas menyelimuti, Kepergianmu membunuhku, Kekecewaanku menjatuhkanku, Hanya dirimu yang bisa membantu, Namun, jangan menambah lagi laraku, Semut merubung, lebah menusuk, Bunga kini sudah menguncup, Tak kan mekar kembali, Tak kan kulihat lagi warnamu, Kepergian yang semu, Pergilah! ku tak ingin mendengarmu, Apa yang kau rasakan kini, Hanya menusukku lagi, Ikan tak kan selalu berenang, Burung tak kan selalu terbang, Kamu tak kan selalu terbayang, Ku lupakan jika kau buatku geram.

BALAS PUISI

Bintang bersinar kala malam, Kian bersinar ucapkan kisah, Bulan jadi teman daku selalu, Hingga sang raja datang mengganti, Kini ku terdiam menatap keadaan, Hanya disini tak kan pergi, Temani dan menghadapi, Hingga waktu yang menjawab, Saat awan datang berlari, Bawakan hadiah dan kemari, Lihatnya anak kesepian disetiap hari, Inginnya kan menemani,. (Aditya) -***- Kala sang surya tenglm, sinarny pun mulai pudar, keceria.an hari serasa pergi, kebhgia.an serasa mati, apakah kau tak mengerti, mengapa tk kau pahami, ku ingat, namun ku ingn lupakan, anggap saja tk ada, ku mencri kebhgia.an , ku mcri kesenangn, namun, kutemui kesedihn, kutemui tetesan tangis, tiada yg mengerti, kecewa ku kali ini, tak ku sangka smua jd seperti ini.. . . 14.02.11 (CN) -***- Berat serasa terbeban dihati, Hanya kian buat lara diri, Maaf ku selalu ku teringat, Tapi tak pernah terucap, Hatiku selalu terbebani, Ku ingat slalu di lain hari, Tinggal slalu kusiapkan, Hanya ku tunggu saat tepat, Ku tak tahu apa y...

C.H.A.

Ku jaga hatiku begitu lama Hanya untukmu slamanya Tapi kamu tidak merasa Kau tak anggap ku ada Kau angap aku apa? Kotoran di jalan, Yang di benci semua? Aku telah berkorban banyak Kau tak tau berapa lama Aku berharap padamu Kau pergi tanpa beri jejak Aku yang tebanting sikapmu. Tak dapat berbuat banyak. Telah ku coba diam Tuk menahan sakit di hati Tapi kau tambah dan tambah Hingga ku tak sanggup lagi Telah ku coba tersenyum Tuk menghibur diri Tapi kau pukul berkali-kali Hingga tak sanggup tersenyum lagi Kau buang aku jauh dan jauh lagi Aku tak sanggup lagi bila begini 'Ku kecewa padamu kali ini'. Aku memang tak jadi terbaik Kau tak merasakan hatiku Dari ku kenal dirimu Ku ambil keputusan Tuk tak berharap padamu Hingga ku lupakan dirimu Ku berpaling ke lain hati Dan masih ada di hati Tapi dia tak tahu diriku Ku rasa kesepian kembali Sampai kau putuskan perkara Ku hanya bergurau dengannya Tapi malah jadi seperti ini Aku tak mengira semua ini ...

LAGU MERDU

Lagu merdu, aku berseru Bernyanyi tanpa keliru Bila kamu mau menunggu Kan kukatakan isi hatiku Lagu merdu, aku berseru Bernyanyi tanpa keliru Bila tak ingin menantiku Kukabarkan sesuatu Bunga mawar warna putih Kau ambil berwarna merah Bila hatimu masih bersih Kenapa kamu tak berserah Ketika semua terungkap Aku menunggumu Ketika semua terdiam Aku menantimu Ketika semua saling menyalahkan Aku setia membelamu Tapi setiap ku mendatangimu Kamu tak sanggup denganku

INGINKANMU

Masih terasa dingin Angin berhembus di pagi ini Bunga bunga menunggu sinar Menampakkan mahkota kebanggaannya Hingga bidadari mendatangi Mengambil sebagian rasa Hingga menutup kembali Ingin ku katakan ini Tentang cintaku yang telah berdiri Yang telah lama terpendam Hingga menunggu mekar Sampai kau ambil hatiku Walaupun kau kan dapat pergi tinggalkanku sendiri Tak mengapa bila itu kan terjadi Aku sudah merasa senang padamu Bila kau nyatakan Apa yang kau simpan Baik buruknya itu ku kan senang

hahaha

Kni aq m'nunggu, bgai5na p'rasa2nya t'hadapQ. Stelah apa yg q p'buat wktu itu. Aq m'mang gx tw bhwa kau sa2t itu tlah suka q. Aq yg gx tau nie jg hanya m'ikuti alur hidp nie. Wlau sa2t ni aq yg m'rasa klaw aq yg suka km. Tp aq tak snggup tuk m'katakn pd u. Krn mngkin aq hnya m'jadi s'ngsara bgi u. Aq takut kau akan skit hati lgi, s'tlah apa yg dlu q p'buat. Aq hnya b'hrap bhw km dpt m'ma2fkn q. Soal aq suka km, km bleh tuk tdk / m'jwbnya pd q. Yg pnting itu tdk m'buat hati u t'luka lgi. To. ***** di t4. Yg jg < laz q,.

MASIH SAMA

Tak mudah kurasa Hingga dia berkata Sulit bila aku berdiam Sedang dia tergetar Maafkan aku Karna ku belum tahu Isi dari hatimu Aku kan menanti Walau kau tak menyadari Katakan padaku Bagaimana perasaanmu

SENDIRI

Berdiri tegap kuhadapi Dia yang kulewati Tanpa teman Tanpa kawan Sendiri ku disini Mencoba tuk berani Aku sendiri Kau berapapun kuhadapi Ku ingin temukan jati diri Yang tlah lama kucari Hati nurani Masih ikut menemani Hanya ini Yang kumiliki

TAK TERLIHAT

Tlah di depan mata Itu yang kurasa Namun, Apa yang dia rasa Tak ada tangapan Tak ada jawaban Ku tak tau Apa yang kulakukan Mungkin itu Yang terbaik bagiku Tak tau kau Apa dibenakku Dan tak kutau Apa dibenakmu

MALAM KURASA

Cahaya kelam Matahari terbenam Gelap menemani Sunyi menyelimuti Bola mata Tampak memandang Ku tak tau Apa yang dia mau Ku tak akan Buatnya seram Tak ada cahaya Yang kurasa Berdiam diri Menunggu pagi hari

TEMPAT INI

Ditempat ini Duduk dan berdiri Menunggu yang kunanti Walau belum pasti Ditempat ini Berharap dia sendiri Tanpa ada yang menemani Pasti akan terjadi Ditempat ini Aku juga sendiri Tuk hadapi Semua yang menghalangi Ditempat ini Kulewati hari Hingga ku sampai Apa yang kucapai

TAK TAHU

Sungguh telah hilang Beban dalam diri Sungguh aku senang Diri sudah berdiri Esok atau esoknya Ku mungkin bertanya Hingga ku tertawa Dan berbagi semua Tapi esok lagi Mungkin ku sendiri Memang ini terjadi Tuk setiap kali Hati tersenyum Diri bersiap Hadapi apapun Yang akan terjadi Aku kan pergi Kapanpun itu Kau tak pernah tau Apapun terjadi

MULAI TERBUKA

Kini... Sekian lama Aku menanti Mulai terasa Dari diri Mulai berdiri Dapatkan hati Selama ini Walau belum pasti Tetap kunanti Karena ini Memang kusadari Besok... Mungkin Besok... Bisa saja tak dapat Ingin semua tau Bahwa aku ...

RASA RINDU

Rindu... Yang menggembu Menusukku Menderaku Aku rindu Pada dirinya, Yang dulu Kita masih, Masih bercakap Rindu... Sungguh kurasa Tapi dirimu diam Tak tau dirimu Aku menantimu

PERTAMA KALINYA

Waktu ku kenal Ku tak punya Punya perasaan Karena sudah punya Punya yang kuinginkan Sampai kejadian Kusadari ada dirimu Tapi kau tak mau Hingga sampai kini Aku masih sendiri Menunggu dia Yang dapat kumiliki

INGIN TAPI TAK MAU

Ingin rasanya Mencintaimu Tahu dirimu Tapi rasanya Tak kan bisa Karena, Kau tak tahu itu Tak mungkin Aku dapatkanmu Tak pernah Kau sadari Bahwa ku sukaimu Mau ku katakan Sampai ku lakukan Tapi ku tak sanggup Melangkah padamu Maaf kukatakan Ini tak kulakukan Ku hanya pendam Di dalam perasaan

AKU INI

Dulu... Memang ku sukai Memang ku sayangi Memang ku ingin Hingga... Kusadari satu hal Yang tak kusadari Hingga kini Sampai kini Aku tak seperti dulu Aku t'lah berubah Aku t'lah berbeda Saat ini Aku t'lah suka dia Walau dia tak sadari Tapi ku tetap berdiri Tak akan Aku menunggumu Aku berkata padamu Hingga kau tahu

UNGKAPAN HATI

Rasa yang dulu datang, datang dari seseorang Tapi kini telah hilang, dan kubuang Waktu ke waktu Hingga aku berjumpa Bukan itu yang ku mau Tapi aku ingin tahu Bahwa Apa yang kurasa Apa yang kucari Apa yang terjadi Tak ada jawaban Hingga aku berkata Bahwa aku hanya menjadi beban Aku hanya menjadi perkara Aku pergi Pergi dari dirimu Selamat tinggal Ucapanku padamu kali ini Aku ingin jauh dari dirimu Karena kurasa ini yang kau mau

UNGKAPKU

Masih teringat Masih terasa Waktu pertama berkenal Ku memang bodoh Ku tak menganggapmu Ku tak pikirkan itu Ku sadari, Kali ini aku baru tahu Bahwa aku mulai merasakan itu Sesuatu yang mengganjal di hatiku Sesuatu yang membebani hatiku Terasa berat hati ini Saat ku ingat waktu dulu Sekarang ku masih berharap Lewat coretan ini Kau membaca Kau mengerti Kau memang ... Aku tak akan Mencoret namamu disini Karena aku hanya ingin, Mencintaimu dalam duniaku Kau tak perlu tahu Jika ku sukai dirimu Aku bersikap layaknya, Melihat sekumpulan barang tak guna Tapi sebenarnya aku Cintaimu,

RASA INI

Musnah dirimu Musnah anganku Musnah hatiku Musnah diriku Ada dirimu dihatiku Ada anganku, ada hatiku tuk dirimu Ingin ku katakan Bahwa kau di hatiku Bahwa kau pilihanku Bahwa kau cintaku Kau memang tak tahu itu Karna ku inginkan itu Agar kau tak terbebani Agar kau tak menanti Aku hanya untukmu Untukmu selalu

DIRIMU

Kau memang idaman Kau memang impian Kau memang dambaan Kau memang pilihan Namun,... Kau bukan milikku Ku lupakanmu Ku tak kan pernah berharap Dirimu lagi Cinta dulu hilang Tak kan kembali Ku lupakanmu Addio dariku

KUNANTI DIRIMU

Ku ingin kau tahu diriku menantimu sebatas jawabanmu bukan apa pun itu jawaban terbaik ya atau tidak kuslalu menanti tak perlu bimbang ya, tuk mau tidak, tuk tidak ya, kita bersama tidak, kita bersahabat kunanti jawbanmu . . .

KINI

Cintaku kini t'lah pergi Ku disini sendiri Mencari jati diri Yang masih tak berisi Andai itu benar adanya Ku kan menantinya Agar bisa mendapatnya Kan setia padanya Dan ingin ku bilang padamu Satu bait lagu Yang berisi kamu Dan indah s'lalu Ku ingin aku sadar Bahwa ku memang tak benar Hingga kau tersebar Di hati terdalam

SERUAN

Bangkitlah... Seranglah... Menangkanlah... Ku mendukung setiap langkah Berjuang dan dapatkanlah Jangan puas jika sebuah Jangan sampai menyerah Dan apalagi kalah

RENUNGKAN

Renung sekejap dan lihat Tak lama lekas berangkat Ke tempat istirahat Menuju liang lahat Banyak amal ibadat Tuk bekal di akhirat Karena semua sudah dekat Bersiap datangnya kiamat Gunung-gunung terbang Terbang seperti anang-anang Dan bumi kan terguncang Kita tak lagi pikir barang Ingatlah anak cucu Adam Kamu akan terpendam Dan nikmati hasil tanam Dari dunia yang suram

PERASAANKU

Ucapku kan kutepati Cintai mu sampai nanti Tak kan ada kata benci Demi dirimu yang kunanti Walau kata mereka menyakiti Ku selalu tetap disisi Ini janji ikrar sejati Jika dirimu tak mengingini Ku masih setia disini Hingga akhir riwayat ini Hingga ku tak berpijak lagi Selama itu dirimu masih dihati Dan bila kau di lain hati Ku kan terima semua ini Kau tetap ku cintai Walau sudah tak berarti Semua ini kan ku jalani Dengan sedih dihati Tapi tetap ku hargai Bersamalah dengan dia Aku kan bersama dengan Dia Cintailah dia selalu Aku kan cinta Dia selalu Rasa perih akan kurasa Ketika pertama kali terasa Walau akhirnya tertutup juga Dengan pendamping kita sendiri Terimalah ucapanku ini Ku ingin engkau membaca Hingga rasa senang terasa Terimakasih semua Dan ku simpan rasa Hingga pergi dari dunia

PUISI PINGGIR ANGKOT

Sendiri ku disini Tanpa penjaga dalam diri Kucari yang dulu menghampiri Disiang malam ramai sepi Cerita satu suara Dimana kau berada Kuhadapi segala yang ada Dan ku gapai dirimu disana Berita ini ku kabarkan Demi dirimu yang kusayang Tuk jadi pengisi liang Dari celah-celah kesedihan Ingat masa lalu dulu Kau disamping selalu Beri semangat diriku Dan peringatan berpadu Kata rasa yang terpendam Hanya bisa jadi beban Ku tinggal rasa suram Ku dapati dari impian Jam demi jam ku lengkapi Aku cuma cari cinta sejati Dari kisah yang terjadi Ku kan lebih berhati-hati

HADAPI

Rintihan seruan suara malam Bawa cerminan jiwa kelam Gelisah terpaku waktu suram Datanglah angan keluar dari karam Kosong tanpa ada rasa Tiada kata yang perkasa Hilang semua data dihati Hingga temui dia penghibur diri Tunggu semua rintangan Hadapi hingga tak terlawan Pastikan semua sudah teratasi Hingga datang kebahagiaan dihati

UCAPAN RASA

Setetes air mata Setitik kepedulian Sedikit kebahagiaan Sekeping kesatuan Ingin ku ucap rasa ini Perasaan kepedulian kami Tuk sedikit memberi Tak seberapa tapi berarti Semua rasa ku berikan Demi kesembuhan Apa yang kau pikirkan Itu ku perdulikan Beri kami kesempatan Demi kebahagiaan yang terimpikan Kuat selalu terbayang Keinginan yang jadi kenyataan

dari nya

Andaikn bnr u mmlih aq jgn pnh u mrgkn dr q.biarkn aq mjg prsn ini .Mjg sgnp cnt yg tlh u br engk prg aq tk kn prg u mjh aq tk kn jauh.sbnr ny dr q msh mghrpkn u